Mau Kerja ke Jepang Tanpa Salah Langkah? Kenali Dulu Jenis Kontrak Kerja di Jepang Ini!

Diterbitkan pada hari Rabu, 04 Maret 2026

Jenis Kontrak Kerja, jenis kontrak kerja di jepang

dok.Istimewa

Banyak orang ingin kerja di Jepang, tapi belum benar-benar memahami jenis kontrak kerja di Jepang sebelum berangkat. Padahal, kontrak ini mengatur posisi, durasi, gaji, jam kerja, hingga hak kamu sebagai pekerja, sekaligus menjadi syarat penting untuk mengurus visa dan Certificate of Eligibility (COE).

Tenang, memahaminya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu hanya perlu tahu jenisnya dan poin pentingnya sebelum tanda tangan agar bisa berangkat dengan lebih aman dan percaya diri.

Jenis-Jenis Kontrak Kerja di Jepang

Sebelum menandatangani kontrak kerja di Jepang, kamu perlu tahu jenis-jenisnya. Ini penting supaya kamu bisa menyesuaikan dengan tujuan kariermu.

1. Seishain (Pegawai Tetap)

Status paling stabil di Jepang. Keuntungannya:

  • Kontrak jangka panjang tanpa batas waktu tertentu

  • Bonus tahunan

  • Tunjangan lengkap

  • Peluang kenaikan jabatan

Biasanya diberikan kepada pekerja profesional atau yang sudah lama bekerja di perusahaan.

2. Keiyakushain (Pegawai Kontrak)

Jenis kontrak dengan waktu terbatas, biasanya 6 bulan hingga 3 tahun.

  • Bisa diperpanjang

  • Cocok untuk pekerja asing

  • Hak tetap dilindungi hukum Jepang

Banyak pekerja asing memulai karier di Jepang melalui jenis ini.

3. Haken Shain (Karyawan Outsourcing)

jenis kontrak kerja di jepang

dok.Istimewa

Bekerja melalui agen tenaga kerja.

  • Penempatan bisa berpindah

  • Sistem kerja lebih fleksibel

  • Tetap mendapatkan perlindungan hukum

Pastikan agen resmi dan terdaftar agar aman.

Baca Juga: Mau Lolos Tokutei Ginou dan Kerja ke Jepang? Ini 7 Tips yang Wajib Kamu Terapkan!

4. Arubaito (Paruh Waktu)

Biasanya untuk mahasiswa atau pekerja tambahan.

  • Dibayar per jam

  • Jam kerja fleksibel

  • Cocok untuk kerja sampingan

5. Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW)

Program keahlian khusus dengan durasi maksimal 5 tahun.

  • Fokus pada sektor tertentu (manufaktur, caregiver, konstruksi, dll.)

  • Gaji setara pekerja lokal

  • Bisa diperpanjang sesuai kategori

6. TITP (Ginou Jisshusei)

Program magang teknis, biasanya 3 tahun dan bisa diperpanjang.

  • Fokus pelatihan kerja

  • Sistem pembinaan

  • Harus melalui lembaga resmi

Yuk, Siapkan Dirimu untuk Kerja ke Jepang!

Sekarang kamu sudah tahu jenis kontrak kerja di Jepang. Pertanyaannya, kamu sudah siap memilih jalur yang paling sesuai dengan rencana kariermu?

Kalau kamu masih bingung soal program Tokutei Ginou, TITP, dokumen kerja, atau persiapan bahasa Jepang, semuanya bisa dipersiapkan dari sekarang bersama Makara UI Academy.

Program ini cocok untuk:

  • Lulusan SMA/SMK yang ingin kerja resmi ke Jepang

  • Fresh graduate yang ingin membangun karier internasional

  • Pekerja yang ingin upgrade peluang kerja lewat jalur Tokutei Ginou

Yang akan kamu dapatkan:

  • Pelatihan bahasa Jepang sesuai standar kerja

  • Pembekalan budaya dan etika kerja di Jepang

  • Pendampingan persiapan dokumen kerja dan kontrak

  • Simulasi wawancara kerja dengan perusahaan Jepang

  • Konsultasi jalur kerja sesuai minat dan latar belakangmu

perbedaan caregiver dan perawat

Baca Juga: Mau Daftar Beasiswa Studi ke Jepang? Ini Syarat yang Wajib Kamu Penuhi!